RHENI JEINT ANASTASYA .S, RHENI JEINT ANASTASYA .S (2023) POTENSI DAN PENGEMBANGAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR TAMAN NASIONAL GANDANG DEWATA SULAWESI BARAT. Diploma thesis, UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.
![[thumbnail of FINAL SKRIPSI-RHENI JEINT_075525.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
FINAL SKRIPSI-RHENI JEINT_075525.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
![[thumbnail of FINAL SKRIPSI-RHENI JEINT_075525 (pdf.io).pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
FINAL SKRIPSI-RHENI JEINT_075525 (pdf.io).pdf
Download (197kB)
Abstract
Perkembangan menuju era revolusi Industri 4.0 mengutamakan hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan jasa lingkungan menjadi salah satu industri multi bisnis kehutanan yang terintegrasi dari hulu sampai hilir dan menjadi salah satu tulang punggung baru perekonomian Indonesia dengan tetap melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Taman Nasional Gandang Dewata adalah taman nasional ke-53 di Indonesia dengan sumber daya hutan yang belum terungkap secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai potensi dan pengembangan HHBK yang dikelola oleh masyarakat di sekitar Taman Nasional Gandang Dewata, Sulawesi Barat. Data dikumpulkan pada bulan September hingga November 2021 melalui observasi, diskusi kelompok terfokus, dan wawancara semi terstruktur terhadap 60 responden yang memanfaatkan HHBK pada beberapa dusun dari dua kecamatan di Kabupaten Mamasa yang secara administrasi berada dalam zonasi Taman Nasional Gandang Dewata. Data yang diperoleh diidentifikasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berhubungan erat dengan penghidupan masyarakat di sekitar kawasan TN Gandang Dewata, pemungutan komoditi/jenis HHBK juga ditentukan pada keterlibatan antar gender, dimana laki-laki cenderung mengumpulkan komoditi/jenis HHBK yang jaraknya jauh kedalam hutan, sementara perempuan mengumpulkan komoditi/jenis HHBK yang dekat dengan pemukiman. HHBK potensial berupa anggrek, madu, kopi robusta, rotan dan getah damar. Pengembangan HHBK yang dikelola oleh masyarakat bersifat skala kecil, dan distribusi ketersediaan pasar yang kurang jelas oleh sebab itu diperlukan pengaturan terhadap HHBK potensial baik dari asosiasi kelompok usaha, proses produksi dan pemasaran produk.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | HHBK, potensi, pengembangan, Taman Nasional Gandang Dewata |
Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN > Kehutanan |
Divisions: | Fakultas Pertanian dan Kehutanan |
Depositing User: | Unnamed user with email Aryati@gmail.com |
Date Deposited: | 21 Aug 2024 02:41 |
Last Modified: | 21 Aug 2024 02:41 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/721 |