Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN GIZI KURANG (WASTING) PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOTOLI

FRIDA, HANDAYANI (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN GIZI KURANG (WASTING) PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOTOLI. Diploma thesis, UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.

[thumbnail of Frida Hardayani_Full Text.pdf] Text
Frida Hardayani_Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 November 2027.

Download (2MB)
[thumbnail of Frida Hardayani (pdf.io).pdf] Text
Frida Hardayani (pdf.io).pdf

Download (971kB)

Abstract

Wasting atau gizi kurang merupakan masalah serius pada balita di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Totoli, Kabupaten Majene. Prevalensi Wasting di Indonesia masih di atas standar WHO (<5%) dengan angka 7,7% pada tahun 2022, sedangkan di Puskesmas Totoli mencapai 17,71%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pola makan, riwayat BBLR, riwayat ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu, sanitasi lingkungan, jumlah anggota keluarga, dan pendapatan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Populasi penelitian adalah balita berusia 24-59 bulan sebanyak 2.302 anak, dengan sampel 107 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian Wasting: (1) Pola makan berdasarkan jenis (p=0,003), frekuensi (p=0,745) dan asupan (energi (p=0,000), protein (p=0,000), lemak (p=0,000) dan karbohidrat(p=0,000)). ; (2) Riwayat penyakit infeksi (p=0,000); (3) Pendidikan ibu (p=0,009); (4) Jumlah anggota keluarga (p=0,024);(5) Pendapatan keluarga (p=0,000).Riwayat ASI eksklusif dan sanitasi lingkungan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Intervensi komprehensif yang melibatkan perbaikan pola makan, pencegahan infeksi, peningkatan pendidikan ibu, dan perbaikan kondisi sosial ekonomi keluarga diperlukan untuk mengurangi prevalensi Wasting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Balita, Pola Makan, Penyakit Infeksi, Wasting
Subjects: FAKULTAS KESEHATAN > Ilmu Gizi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with email muzraqsappewali@gmail.com
Date Deposited: 07 Apr 2026 05:28
Last Modified: 07 Apr 2026 05:28
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2667

Actions (login required)

View Item
View Item