TIARA, HANDAYANI (2025) STUDI ETNOBOTANI PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN DAN TUJUH BULANAN SUKU MANDAR SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.
ilovepdf_merged (29) full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 October 2027.
Download (5MB)
ilovepdf_merged (29) (pdf.io).pdf
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
TIARA HANDAYANI: Studi Etnobotani Pada Upacara Adat Pernikahan Dan Tujuh Bulanan Suku Mandar Serta Potensinya Sebagai Sumber Belajar Biologi. Skripsi. Majene: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sulawesi Barat, 2025.Masyarakat suku Mandar memiliki kekayaan budaya yang masih lestari, salah satunya melalui penggunaan berbagai tumbuhan dalam upacara adat yang sarat makna simbolis dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemanfaatan tumbuhan dalam upacara adat pernikahan dan tujuh
bulanan suku Mandar di Kabupaten Majene serta mengkaji makna simbolis yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak 21 jenis tumbuhan ditemukan digunakan dalam upacara adat pernikahan suku Mandar, antara lain Cocor bebek (Kalanchoe laciniata), Hanjuang (Cordyline fruticosa), Jukut (Eragrostis tenella),
Jarong (Achyranthes aspera), Kelapa (Cocos nucifera), Kunyit (Curcuma longa), Sirih (Piper betle), Rumbia/Sagu (Metroxylon sagu), Tebu (Saccharum officinarum), Jagung (Zea mays), Ubi kelapa/Uwi (Dioscorea esculenta), Pisang
(Musa sp.), Kemiri (Aleurites moluccanus), Pala (Myristica fragrans), Turi (Sesbania grandiflora), Pinang (Areca catechu), Pandan (Pandanus amaryllifolius), Kenanga (Cananga odorata), Jeruk purut (Citrus hystrix), Padi/Beras (Oryza sativa), dan Pacar kuku (Lawsonia inermis). Sementara itu,
pada upacara adat tujuh bulanan, ditemukan 9 jenis tumbuhan yang digunakan, yaitu Cocor bebek daun runcing (Kalanchoe laciniata), Hanjuang (Cordyline fruticosa), Jukut (Eragrostis tenella), Kelapa (Cocos nucifera), Kunyit (Curcuma longa), Pinang (Areca catechu), Sirih (Piper betle), Pisang (Musa sp.), dan Padi (Oryza sativa). Hasil penelitian disusun dalam bentuk e-catalog yang dinyatakan
sangat valid, sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran biologi pada materi keanekaragaman hayati untuk siswa kelas X SMA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: etnobotani, keanekaragaman hayati, suku Mandar, pernikahan, tujuh bulanan. |
| Subjects: | FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN > Pendidikan Biologi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
| Depositing User: | Fitra Wali Aco |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 06:14 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 06:14 |
| URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2573 |
