SUGIARTI, SUGIARTI (2023) KARAKTERISASI TINGKAT PLOIDI PISANG LOKAL LOKA PERE BERDASARKAN SISTEM SCORING MORFOLOGI SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.
![[thumbnail of SKRIPSI SUGIARTI (H0319511).pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPSI SUGIARTI (H0319511).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
![[thumbnail of SKRIPSI SUGIARTI (H0319511) (pdf.io).pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPSI SUGIARTI (H0319511) (pdf.io).pdf
Download (1MB)
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang memproduksi pisang sebagai sumber daya hayati dalam jumlah yang besar. Namun, pada beberapa daerah produktivitas pisang mengalami penurunan diakibatkan karena beragamnya kultivar pisang dan terbatasnya pembudidayaan dan pengetahuan ilmiah terkait kultivar unggul. Sehingga perlu dilakukan penelitian sebagai upaya untuk pengembangan kultivar unggul khususnya pisang lokal “loka pere” melalui identifikasi karakteristik morfologi yang bertujuan mengetahui perwatakan atau ciri khas yang diturunkan dari tetua pisang sehingga menjadi sifat unggul dari suatu jenis pisang dan dapat diimplementasikan menjadi media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan mixed methods dengan desain penelitian deskriptif eksploratif. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang berasal dari dua lokasi yang berbeda. Data penelitian diperoleh dari hasil identifikasi karakter morfologi loka pere serta pengamatan faktor lingkungan. Data dianalisis menggunakan metode sistem
scoring dan identifikasi data variabel lingkungan. Pada penelitian ini menunjukkan karakter antara LPS1 dan LPS2 tidak berbeda secara signifikan meskipun indikator faktor lingkungan kedua sampel berbeda. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa loka pere memiliki karakter yang khas yaitu bentuk buah yang unik, pematangan buah yang lama dan daun yang mudah terkoyak. Loka pere sebagai tanaman endemik Majene berdasarkan 15 karakter yang diidentifikasi merupakan persilangan dari Musa acumanata dan Musa balbisiana sehingga menghasilkan Musa paradisiaca dengan membawa genom AAB yang merupakan ploidi triploid dengan total scoring yang diperoleh berkisar 40 – 44. Hasil tersebut kemudian diimplementasikan dalam bentuk E-booklet dan herbarium yang disesuaikan dengan CP (Fase E elemen pemahaman biologi) pada jenjang SMA.
Indonesia is one of the countries that produces bananas as a biological resource in large quantities. However, in some areas banana productivity has decreased due to the variety of banana cultivars and limited cultivation and scientific knowledge regarding superior cultivars. So it is necessary to carry out research as an effort to develop superior cultivars, especially local bananas "loka
pere" through identifying morphological characteristics which aims to determine the characteristics or characteristics inherited from banana elders so that they become superior characteristics of a type of banana and can be implemented as an interesting learning media for student. In this research, a mixed methods approach was used with an exploratory descriptive research design. Sampling used a
purposive sampling technique from two different locations. Research data was obtained from the identification of the morphological characters of Pere localities as well as observations of environmental factors. Data were analyzed using a scoring system method and identification of environmental variable data. This study shows that the characters between LPS1 and LPS2 are not significantly
different even though the environmental factor indicators for the two samples are different. From this research it can be concluded that loka pere has distinctive characteristics, namely a unique fruit shape, long fruit ripening and leaves that are easily torn. Loka pere as an endemic plant of Majene based on 15 characters identified is a cross between Musa acumanata and Musa balbisiana resulting in
Musa paradisiaca carrying the AAB genome which is a triploid ploidy with a total score obtained ranging from 40 – 44. These results were then implemented in the form of an E-booklet and a herbarium adapted to CP (Phase E elements of understanding biology) at the high school level.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Genom, Karakter Morfologi, Media Pembelajaran, Ploidi, Pisang Lokal,Genome, Morphological Characters, Learning Media, Ploidy, Local Banana |
Subjects: | FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN > Pendidikan Biologi |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
Depositing User: | Unnamed user with email aryatiunsulbar@gmail.com |
Date Deposited: | 26 Mar 2025 03:02 |
Last Modified: | 26 Mar 2025 03:02 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1617 |