RISAL, RISAL (2023) PERAN BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL (Study Kasus Desa Besoangin Kabupaten Polewali Mandar). Diploma thesis, UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.
![[thumbnail of cd Skripsi Jilid Risal 2023.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
cd Skripsi Jilid Risal 2023.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
![[thumbnail of cd Skripsi Jilid Risal 2023 (pdf.io).pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
cd Skripsi Jilid Risal 2023 (pdf.io).pdf
Download (548kB)
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi peran Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dalam pembangunan Desa Besoangin, Kabupaten Polewali Mandar, yang menghadapi hambatan seperti kurangnya perhatian pemerintah, kerja sama yang kurang efektif, infrastruktur yang tidak memadai, dan keterbatasan akses informasi. Faktor-faktor ini menghambat perkembangan desa karena kebijakan pembangunan yang tidak optimal, keterbatasan sumber daya manusia, dan kondisi geografis yang mempengaruhi aksesibilitas. Penelitian menyoroti keterlibatan BPMPD dalam pendampingan perencanaan, koordinasi dengan pemerintah desa, memberikan masukan, bimbingan, serta memastikan kegiatan pembangunan sesuai regulasi. Meskipun BPMPD telah berupaya dalam memfasilitasi pembangunan, tantangan utama yang perlu diatasi adalah buruknya akses jalan. Infrastruktur jalan yang tidak memadai mempengaruhi potensi pengembangan alam desa dan pemasaran hasil produksi. Kesimpulannya, pembangunan Desa Besoangin memerlukan perbaikan infrastruktur khususnya akses jalan, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan akses informasi untuk menjadi entitas yang lebih maju dan mandiri di masa depan.
This research explores the role of the Community Empowerment and Village Government Agency (BPMPD) in the development of Besoangin Village, Polewali Mandar Regency, which faces obstacles such as lack of government attention, ineffective cooperation, inadequate infrastructure, and limited access to information. These factors hinder the village's development due to suboptimal development policies, limited human resources, and geographical conditions affecting accessibility. The study highlights BPMPD's involvement in development planning assistance, coordination with the village government, providing input and guidance, and ensuring compliance with regulations. Despite BPMPD's efforts to facilitate development, the main challenge to overcome is poor road access. Inadequate road infrastructure affects the village's natural resource development potential and product marketing. In conclusion, the development of Besoangin Village requires infrastructure improvement, particularly road access, human resource development, and increased access to information to become a more advanced and self-reliant entity in the future
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Desa Besoangin, BPMPD, Peran Pemerintah Desa, Infrastruktur jalan, aksesibilitas |
Subjects: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Politik |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
Depositing User: | Unnamed user with email aryatiunsulbar@gmail.com |
Date Deposited: | 25 Mar 2025 02:43 |
Last Modified: | 25 Mar 2025 02:43 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1598 |