Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24 - 59 BULAN DI DESA BONDE UTARA KECAMATAN PAMBOANG KABUPATEN MAJENE

WAHDANIAH HUMAIRAH, WAHDANIAH HUMAIRAH (2023) HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24 - 59 BULAN DI DESA BONDE UTARA KECAMATAN PAMBOANG KABUPATEN MAJENE. Diploma thesis, UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.

[thumbnail of WAHDANIAH..pdf] Text
WAHDANIAH..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of WAHDANIAH. (pdf.io).pdf] Text
WAHDANIAH. (pdf.io).pdf

Download (1MB)

Abstract

Stunting adalah hasil dari kekurangan gizi kronis dan berulang pada ibu dan anak. Berdasarkan analisis beberapa penelitian tentang status gizi pada anak sangat dipengaruhi oleh kemandirian orang tua dalam menangani kasus kesehatan. Dalam hal ini kemandirian keluarga merupakan perilaku dalam melakukan aktivitas pengasuhan secara mandiri . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kemandirian keluarga dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 24-59 bulan sebanyak 125 anak yang tinggal di desa Bonde Utara. analisis yang di gunakan univariat dan bivariat Hasil uji Gamma test diketahui nilai p-value 0.000 (0.05) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat Kemandirian Keluarga dengan Kejadian Stunting wilayah kerja Puskesmas Pamboang pada anak usia 24-59 bulan di Desa Bonde Utara. Data penelitian menunjukan bahwa dari 125 keluarga terdapat 62 keluarga yang memiliki keluarga mandiri tingkat I pada kelompok anak normal sebanyak 5 anak dan kelompok anak stunting sebanyak 57 anak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat kemandirian keluarga semakin tinggi resiko anak bisa stunting.
Stunting is the result of chronic and recurrent malnutrition in mothers and children. Based on the analysis of several studies on nutritional status in children is strongly influenced by parental independence in handling health cases. In this case, family independence is a behavior in carrying out care activities independently. This study aims to determine whether there is a relationship between the level of family independence and the incidence of stunting in children aged 24-59. The sample in this study were parents who had children aged 24-59 months as many as 125 children living in North Bonde village. univariate and bivariate analysis The results of the Gamma Test showed a p-value of 0.000 (0.05) which means that there is a significant relationship between the level of family independence and the incidence of stunting in the Pamboang Health Center working area for children aged 24-59 months in North Bonde Village. The research data shows that out of 125 families there are 62 families who have level I independent families in the normal child group as many as 5 children and the stunting child group as many as 57 children. This shows that the lower the level of family independence, the higher the risk of stunting children.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kemandirian keluarga,Stunting (Family Independence, Stunting)
Subjects: FAKULTAS KESEHATAN > S1 Keperawatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with email Aryati@gmail.com
Date Deposited: 21 Mar 2025 03:02
Last Modified: 21 Mar 2025 03:02
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1578

Actions (login required)

View Item
View Item