Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

PENGARUH DOSIS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) YANG BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS KOI (Cyprinus carpio) DENGAN METODE PERENDAMAN

Irwansa, Irwansa (2024) PENGARUH DOSIS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) YANG BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS KOI (Cyprinus carpio) DENGAN METODE PERENDAMAN. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of SKRIPSI  IRWANSA fiks_organized.pdf] Text
SKRIPSI IRWANSA fiks_organized.pdf

Download (690kB)
[thumbnail of SKRIPSI  IRWANSA fiks.pdf] Text
SKRIPSI IRWANSA fiks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan mas koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang banyak digemari pada sektor budidaya perikanan air tawar. Salah satu penghambat keberhasilan dalam usaha budidaya ikan mas koi adalah serangan jamur Saprolegnia sp pada tahap pembenihan khususnya pada penetasan telur Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan tanaman tradisional ekstrak daun sirih (Piper betle) yang memiliki sifat anti jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirih terhadap daya tetas telur ikan mas koi dengan metode perendaman yang dilaksanakan di Laboratorium perikanan SMKN Rea Timur pada tanggal 3 - 8 April 2024 selama 6 hari. Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan yaitu perlakuan A (Tanpa pemberian ekstrak daun sirih), perlakuan B (0,75 ml/l), perlakuan C (1,00 ml/l) dan perlakuan D (1,25 ml/l) dengan masing masing 3 ulangan pada setiap perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16.0 dan jika terdapat pengaruh nyata antar perlakuan maka dilakukan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur ikan mas koi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa dosis ekstrak
daun sirih yang paling baik adalah pada perlakuan D (1,25 ml/l) yang memperoleh daya tetas telur sebanyak 71%.

Koi carp (Cyprinus carpio) is one of the freshwater ornamental fish commodities that is very popular in the freshwater aquaculture sector. One of the obstacles to success in cultivating koi carp is the attack of the Saprolegnia sp fungus at the seeding stage, especially at egg hatching. One effort that can be made is by using the traditional plant betel leaf extract (Piper betle) which has anti-fungal properties. This research aims to determine the effect of giving betel leaf extract on the hatchability of koi carp eggs using the soaking method carried out at the East Rea Vocational School fisheries laboratory on April 3 - 8 2024 for 6 days. The method in this research used a completely randomized design with 4 treatments, namely treatment A (without giving betel leaf extract), treatment B (0.75 ml/l), treatment C (1.00 ml/l) and treatment D (1.25 ml/l) with 3 replications for each treatment. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) using the SPSS version 16.0 application and if there was a real effect between treatments, the Tukey test was carried out. The results of the study showed that betel leaf extract had a significant effect on the hatchability of koi carp eggs. Based on the results of the research conducted, it was concluded that the best dose of betel leaf extract was D (1.25 ml/l) which obtained egg hatchability of 71%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pengaruh Dosis Ekstrak Daun Sirih(Piper betle) yang Berbeda Terhadap Daya Tetas Telur Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio) Dengan Metode Perendaman.
Uncontrolled Keywords: Betel leaf extract, Koi carp, Hatchability.
Subjects: FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email Nurhasyim@gmail.com
Date Deposited: 12 Mar 2025 06:47
Last Modified: 12 Mar 2025 06:47
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1528

Actions (login required)

View Item
View Item