Nurul, Zalfa Latif (2024) PENGELOMPOKAN PUSKESMAS DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2023 BERDASARKAN INDIKATOR GIZI BURUK BALITA DENGAN MODEL AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.
![[thumbnail of SKRIPSI NURUL ZALFA LATIF 01.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPSI NURUL ZALFA LATIF 01.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
![[thumbnail of SKRIPSI NURUL ZALFA LATIF 01_organized.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPSI NURUL ZALFA LATIF 01_organized.pdf
Download (675kB)
Abstract
Keadaan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal khususnya pada balita yang mengalami stunting dan gizi buruk akan lebih rentan terhadap penurunan daya tahan tubuh dan perkembangan yang tidak optimal. Berdasarkan wilayah, Kabupaten Polewali Mandar menempati peringkat kedua wilayah dengan prevalensi balita stunting terbesar di Sulawesi Barat sebesar 39,3%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelompokan puskesmas berdasarkan indikator gizi buruk balita di Kabupaten Polewali Mandar. Pada penelitian ini diterapkan metode agglomerative hierarchical clustering untuk pengelompokan puskesmas. Dari 20 puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar diperoleh hasil nilai korelasi cophenetic metode average linkage sebesar 0,746 yang paling mendekati 1 dan diperoleh nilai indeks connectivity dan indeks silhoutte dengan jumlah cluster 2 dipilih sebagai metode pengelompokan terbaik diantaranya cluster 1 dengan anggota kelompok puskesmas yang tingkat gizi buruk tinggi. Sebaliknya, cluster 2 dengan anggota kelompok puskesmas yang tingkat gizi buruk rendah.
Good nutrition is one of the important factors in achieving optimal health status, especially in toddlers who are stunted and malnourished will be more vulnerable to decreased endurance and suboptimal development. Based on region, Polewali Mandar Regency ranks second in the region with the highest prevalence of stunted toddlers in West Sulawesi at 39.3%. The purpose of this study is to group health centers based on indicators of malnutrition among children under five in Polewali Mandar Regency. In this study, the agglomerative hierarchical clustering method was applied to group health centers. From the 20 health centers in Polewali Mandar District, the results of the average linkage method cophenetic correlation value of 0.746 are closest to 1 and the obtained connectivity index value and silhoutte index with the number of clusters 2 are selected as the best clustering method including cluster 1 with members of the health center group with high malnutrition rates. Conversely, cluster 2 with members of the puskesmas group with low malnutrition rates.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | PENGELOMPOKAN PUSKESMAS DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2023 BERDASARKAN INDIKATOR GIZI BURUK BALITA DENGAN MODEL AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING |
Uncontrolled Keywords: | Gizi Buruk Balita, Agglomerative Hierarchical Clustering, Average Linkage. |
Subjects: | FAKULTAS MATEMATIKA > Matematika |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam |
Depositing User: | Unnamed user with email Nurhasyim@gmail.com |
Date Deposited: | 11 Mar 2025 03:33 |
Last Modified: | 11 Mar 2025 03:33 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1509 |