WAHYUDDIN, WAHYUDDIN (2024) MIKROPARTIKEL TEPUNG TULANG IKAN BETE-BETE (Leiognathus equulus) DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT AKHIR DAN KONVERSI RANSUM AYAM KAMPUNG. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.
![[thumbnail of WAHYU.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
WAHYU.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
![[thumbnail of WAHYU_organized.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
WAHYU_organized.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis teknologi mikropartikel pada ransum ayam kampung dengan penambahan mikropartikel tepung tulang ikan bete-bete dengan empat perlakuan terhadap bobot badan akhir dan konversi ransum ayam kampung. Metode percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan. Materi yang digunakan adalah ayam kampung fase grower umur 9 minggu dengan berat rata-rata 317±50 g sebanyak 28 ekor, pakan komersial 41,5 kg, kandang metabolis dengan ukuran 30x30x40 cm sebanyak 28 unit, dan mikropartikel tepung tulang ikan bete-bete sebanyak 28,5 kg. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini adalah P0 (ransum basal), P1 (ransum + mikropartikel tepung tulang ikan bete-bete 2%), P2 (ransum + mikroparatikel tepung tulang ikan bete-bete 4%), dan P3 (ransum + mikropartikel tepung tulang ikan bete-bete 6%). Hasil pada penelitian ini yaitu bobot akhir 724,65±130,12 g dan konversi ransum 2,3±0,30 menunjukkan bahwa penambahan mikropartikel tepung tulang ikan bete- bete berpengaruh nyata
(P<0,05) bobot akhir dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konversi ransum pada ayam kampung. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu peningkatan bobot akhir terbaik pada perlakuan P3 dengan rata-rata 810,90±121,09 mg, dan konversi ransum terbaik pada P3 dengan rata-rata 1,9±0,23.
This research was conducted to analyze microparticle technology in freerange chicken rations with the addition of bete-bete fish bone meal microparticles with four treatments on final body weight and conversion of free-range chicken rations. The experimental method was a Completely Randomized Design (CRD) which consisted of 4 treatments with 6 replications. The materials used were 28 grower phase native chickens aged 9 weeks with an average weight of 317 ± 50 g, 41.5 kg commercial feed, 28 units of metabolic cage measuring 30x30x40 cm, and 28 bete-bete fish bone meal microparticles. 28.5 kg. The treatments given in this study were P0 (basal ration), P1 (ration + 2 bete-bete fish bone meal microparticles), P2 (ration + 4 bete-bete fish bone meal microparticles), and P3 (ration + flour microparticles bete-bete fish bones 6%). The results of this study were a final weight of 724.65 ± 130.12 g and a feed conversion of 2.3 ± 0.30, indicating that the addition of bete-bete fish bone meal microparticles had a significant (P<0.05) effect on final weight and had a significant effect (P<0.05) on ration conversion in free-range chickens. The conclusion of this study was that the best final weight increase was in the P3 treatment with an average of 810.90 ± 121.09 mg/dl, and the highest feed conversion was in the P3 treatment with an
average of 1.9 ± 0.23.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | MIKROPARTIKEL TEPUNG TULANG IKAN BETE-BETE (Leiognathus Equulus) DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT AKHIR DAN KONVERSI RANSUM AYAM KAMPUNG |
Uncontrolled Keywords: | Ayam kampung, Bobot Akhir, Konversi ransum, Mikropartikel, Tulang ikan bete-bete. |
Subjects: | FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN > Peternakan |
Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan |
Depositing User: | Hasim Perpustakaan |
Date Deposited: | 10 Feb 2025 03:43 |
Last Modified: | 10 Feb 2025 03:43 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1373 |