LISNAWATI, LISNAWATI (2024) PENGARUH PIJAT PERUT TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KONSTIPASI PADA PASIEN STROKE. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.
![[thumbnail of LISNAWATI_organized.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
LISNAWATI_organized.pdf
Download (677kB)
![[thumbnail of LISNAWATI.pdf]](https://repository.unsulbar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
LISNAWATI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Stroke menurut WHO merupakan penyakit neurologis yang ditandai dengan perkembangan cepat tanda klinis berupa defisit neurologis fokal dan global yang berlangsung selama 24 jam dan dapat menyebabkan kematian. Pada pasien stroke konstipasi terjadi karena, kurangnya aktivitas fisik yang memperlambat transit feses dikolon, penurunan tonus otot perut dan berkurangnya motilitas gastrointestinal. Konstipasi ditandai dengan defekasi yang tidak teratur serta terjadi pengerasan pada feses. Masalah ini memerlukan penanganan baik secara farmakologi maupun nonfarmakologi, dengan pijat perut sebagai terapi yang terbukti efektif yang dapat mengurangi konstipasi dan mudah dilakukan tanpa efek samping. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pijat perut terhadap penurunan tingkat konstipasi pada pasien stroke . Metode : Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah pasien stroke yang mengalami konstipasi dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang Teknik Non-probability sampling dengan purposive sampling. Analisis dilkukan menggunakan Uji Paired sampel t-Test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat perut memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat konstipasi yang dimana terjadi penurunan tingkat konstipasi sebelum dan sesudah diberikan pijat perut dengan nilai p-Value 0.000. Kesimpulan Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pijat perut efektif dalam menurunkan tingkat konstipasi pada pasien stroke.
According to WHO, stroke is a neurological disease characterized by the rapid development of clinical signs in the form of focal and global neurological deficits that last for 24 hours and can cause death. In stroke patients, constipation occurs due to lack of physical activity which slows down fecal transit in the colon, decreased abdominal muscle tone and reduced gastrointestinal motility. Constipation is characterized by
irregular defecation and hardening of the stool. This problem requires treatment both pharmacologically and non-pharmacologically, with abdominal massage as a proven effective therapy that can reduce constipation and is easy to do without side effects. Objective: to determine the effect of abdominal massage on reducing the level of constipation in stroke patients. Method: The research used in this research is quasiexperimental with a one group pretest-posttest design. The research population was stroke patients who experienced constipation with a sample size of 15 people. Nonprobability sampling technique with purposive sampling. Analysis was carried out using the Paired Samples t-Test. Results: The results of the study showed that abdominal
massage had an effect in reducing the level of constipation, where there was a decrease in the level of constipation before and after being given abdominal massage with a pValue of 0.000. Conclusion Based on the results of the research, it can be concluded that giving abdominal massage is effective in reducing the level of constipation in stroke patients.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | PENGARUH PIJAT PERUT TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KONSTIPASI PADA PASIEN STROKE |
Uncontrolled Keywords: | Stroke, Pijat perut, Konstipasi |
Subjects: | FAKULTAS KESEHATAN > S1 Keperawatan |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan |
Depositing User: | Hasim Perpustakaan |
Date Deposited: | 05 Feb 2025 06:14 |
Last Modified: | 05 Feb 2025 06:14 |
URI: | https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/1337 |