Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

ANALISIS SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA PERTANAMAN KELAPA DAN DURIAN UNTUK OPTIMALISASI LAHAN PENGEMBANGAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.)

ROSITA, ROSITA (2026) ANALISIS SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA PERTANAMAN KELAPA DAN DURIAN UNTUK OPTIMALISASI LAHAN PENGEMBANGAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of SKRIPSI ROSITA full text.pdf] Text
SKRIPSI ROSITA full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2028.

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI ROSITA (pdf.io).pdf] Text
SKRIPSI ROSITA (pdf.io).pdf

Download (844kB)

Abstract

ABSTRAK
ROSITA, Analisis Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Pada Pertanaman Kelapa Dan
Durian Untuk Optimalisasi Lahan Pengembangan Tanaman Kedelai (Glycine max
L) di Bimbing oleh Dwi Ratna Sari dan Dwi Wahyuni Haswin.
Pemanfaatan tanaman sela dalam sistem agroforestri menjadi salah satu
cara untuk meningkatkan produktivitas lahan secara lebih optimal. Tanaman
kedelai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman sela pada
pertanaman kelapa dan durian. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh
kondisi dan tingkat kesesuaian lahan di lokasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian
ini dilakukan untuk menganalisis kesesuaian lahan tanaman kedelai pada
pertanaman kelapa dan durian serta mengidentifikasi faktor-faktor pembatas yang
memengaruhi pertumbuhannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober
2025 dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan pada
beberapa titik pengamatan, kemudian dianalisis karakteristik lahannya meliputi
intensitas cahaya, sifat fisik tanah (tekstur, drainanse, bahaya banjir dan
kedalaman efektif tanah), serta sifat kimia tanah (pH, C-organik, Total-N, P2O5,
dan K2O). Evaluasi kesesuaian lahan dilakukan dengan metode pencocokan
(matching) antara kondisi lahan dan syarat tumbuh tanaman kedelai. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya pada pertanaman kelapa berkisar
antara 20–78%, sedangkan pada pertanaman durian berkisar antara 10–91%.
Beberapa petakan pada tegakan durian mengalami naungan berat (<15%) yang
dapat menghambat pertumbuhan kedelai. Berdasarkan hasil evaluasi, kelas
kesesuaian lahan aktual tergolong cukup sesuai marjinal (S3) dan tidak sesuai (N).
Faktor pembatas utama yang ditemukan yaitu pH tanah yang masam, drainase
yang lambat, serta rendahnya kandungan nitrogen dan fosfor. Secara potensial,
kesesuaian lahan dapat ditingkatkan melalui perbaikan seperti pengapuran,
pemupukan berimbang, dan pengelolaan drainase yang lebih baik. Secara umum,
lahan pada kedua tegakan masih berpotensi untuk dikembangkan sebagai lahan
tumpangsari kedelai dengan pengelolaan yang tepat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Agroforestri, Kedelai, Kesesuaian Lahan,Sifat Fisik Tanah, Sifat Kimia Tanah, Kelapa dan Durian
Subjects: FAKULTAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN > Agroekoteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 21 Sep 2026 06:23
Last Modified: 21 Sep 2026 06:23
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2971

Actions (login required)

View Item
View Item