Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

KEBIJAKAN FREE AND OPEN INDO PACIFIC (FOIP) SEBAGAI RESPON TERHADAP DANA PEMBANGUNAN TIONGKOK DI KAWASAN ASIA PASIFIK

ADELIANI, ADELIANI (2025) KEBIJAKAN FREE AND OPEN INDO PACIFIC (FOIP) SEBAGAI RESPON TERHADAP DANA PEMBANGUNAN TIONGKOK DI KAWASAN ASIA PASIFIK. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of SKRIPSI ADELIANI full text.pdf] Text
SKRIPSI ADELIANI full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI ADELIANI (pdf.io).pdf] Text
SKRIPSI ADELIANI (pdf.io).pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan FOIP yang diinisiasi oleh
Jepang dan didukung Amerika Serikat, Australia, serta India sebagai respon
terhadap ekspansi ekonomi dan dana pembangunan Tiongkok melalui BRI di
kawasan Asia Pasifik. FOIP menekankan pentingnya kebebasan navigasi,
Penegakan hukum internasional, serta pembangunan infrastruktur yang transparan
dan berkelanjutan, sebagai Respon atas model pembangunan Tiongkok yang
dianggap menimbulkan ketergantungan ekonomi negara-negara kecil. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur,
melalui analisis terhadap buku, jurnal, laporan kebijakan, dan dokumen akademik
yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rivalitas strategis antara FOIP
dan BRI telah menciptakan dinamika geopolitik baru di Asia Pasifik. FOIP
berupaya mengimbangi pengaruh Tiongkok dengan memperkuat aliansi maritim
dan kerja sama pembangunan di negara-negara kepulauan Pasifik, sementara
Tiongkok terus memperluas jangkauan ekonominya melalui proyek infrastruktur
dan pembiayaan besar-besaran. Namun, kebijakan FOIP menghadapi berbagai
tantangan, terutama dalam menghadapi militerisasi Laut Tiongkok Selatan oleh
Tiongkok yang menguji prinsip kebebasan navigasi dan supremasi hukum
internasional. Selain itu, negara-negara kecil di Asia Pasifik menghadapi dilema
antara menjaga hubungan ekonomi dengan Tiongkok dan mempertahankan
kedaulatan maritimnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOIP menjadi
instrumen penting dalam mempertahankan tatanan Indo-Pasifik yang bebas,
terbuka, dan berbasis aturan, meskipun efektivitasnya sangat bergantung pada
koordinasi strategis dan konsistensi komitmen para anggotanya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Asia Pasifik, Belt and Road Initiative, Free and Open Indo-Pacific, geopolitik, kebebasan navigasi.
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL ILMU POLITIK dan HUKUM > Hubungan Internasional
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 17 Jun 2026 03:13
Last Modified: 17 Jun 2026 03:13
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2900

Actions (login required)

View Item
View Item