Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DIWILAYAH KELURAHAN RANGAS KABUPATEN MAJENE

HIJRAH, HIJRAH (2025) HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DIWILAYAH KELURAHAN RANGAS KABUPATEN MAJENE. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of Skripsi 8 April 2026 Hijrah FIKSS  full text.pdf] Text
Skripsi 8 April 2026 Hijrah FIKSS full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 November 2027.

Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi 8 April 2026 Hijrah FIKSS (pdf.io).pdf] Text
Skripsi 8 April 2026 Hijrah FIKSS (pdf.io).pdf

Download (654kB)

Abstract

ABSTRAK
Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi
perhatian utama di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik,
perkembangan kognitif, dan produktivitas di masa depan. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian stunting
pada balita usia 24–59 bulan di Kelurahan Rangas, Kabupaten Majene. Metode:
Jenis penelitian: ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi
penelitian berjumlah 542 balita dan sampel diambil sebanyak 93 responden
menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui
kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk
menilai pola makan serta pengukuran antropometri menggunakan aplikasi
Dietducate untuk menentukan status gizi berdasarkan indeks TB/U sesuai standar
WHO. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan taraf
signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita
memiliki pola konsumsi jenis makanan dalam kategori kurang (40,9%) dan status
gizi normal (61,3%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan
antara pola makan, terutama asupan karbohidrat dan protein dengan kejadian
stunting (p < 0,05). Frekuensi konsumsi makanan berkualitas seperti protein hewani
juga terbukti berpengaruh terhadap status gizi balita. Kesimpulan: Penelitian ini
adalah pola makan yang tidak seimbang, ditandai dengan rendahnya variasi dan
kecukupan asupan gizi, berhubungan dengan peningkatan risiko stunting.
Diperlukan edukasi gizi bagi ibu balita untuk memperbaiki kebiasaan makan dan
meningkatkan kualitas asupan pangan anak guna mencegah stunting sejak dini

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Pola Makan, Stunting, Balita, Gizi
Subjects: FAKULTAS KESEHATAN > Ilmu Gizi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 09 Jun 2026 07:43
Last Modified: 09 Jun 2026 07:43
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2898

Actions (login required)

View Item
View Item