Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

PENGARUH PENGETAHUAN K3 TERHADAP TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEMBUAT KUE TRADISIONAL DI KELURAHAN BARUGA

AMELIA, AMELIA (2025) PENGARUH PENGETAHUAN K3 TERHADAP TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEMBUAT KUE TRADISIONAL DI KELURAHAN BARUGA. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of SKRIPSI (AMELIA_B0521006 ADMINKES 21).pdf] Text
SKRIPSI (AMELIA_B0521006 ADMINKES 21).pdf
Restricted to Repository staff only until 6 October 2027.

Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI (AMELIA_B0521006 ADMINKES 21) (pdf.io).pdf] Text
SKRIPSI (AMELIA_B0521006 ADMINKES 21) (pdf.io).pdf

Download (515kB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, termasuk pada sektor informal seperti pembuat kue tradisional. Rendahnya penerapan K3 dapat meningkatkan risiko tindakan tidak aman (unsafe action) yang berujung pada kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan K3 terhadap tindakan tidak aman pada pembuat kue tradisional di Kelurahan Baruga. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 65 orang pekerja yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linearsederhana dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, pengetahuan K3 berpengaruh signifikan terhadap tindakan tidak aman (p = 0,014). Setelah penyuluhan, pengetahuan K3 jugamenunjukkan pengaruh signifikan terhadap penurunan tindakan tidak aman (p = 0,043).
Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan K3 efektif dalam mengubah perilaku kerja menjadi lebih aman dan sesuai prosedur keselamatan. Disimpulkan bahwa pengetahuan K3 memiliki peran penting dalam meminimalkan tindakan tidak aman pada pekerja pembuat kue tradisional. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam pemberian edukasi dan pelatihan K3, khususnya pada sektor
informal.
Occupational Health and Safety (OHS) is an essential aspect in creating a safe working environment, including in the informal sector such as traditional cake makers. The lack of OHS implementation can increase the risk of unsafe actions that may lead to workplace accidents. This study aimed to analyze the effect of OHS knowledge on unsafe actions among traditional cake makers in Baruga Village. This research employed a quantitative design using a quasi-experimental method with a pre-test and post-test approach. The study
involved 65 workers selected through a total sampling technique. Data were collected using questionnaires and observation sheets, and analyzed using simple linear regression with a significance level of 0.05. The results showed that before the counseling, OHS knowledge
had a significant effect on unsafe actions (p = 0.014). After the counseling, OHS knowledge also had a significant effect on reducing unsafe actions (p = 0.043). These findings indicate that improving knowledge through OHS counseling is effective in changing work behavior to become safer and more compliant with safety procedures. It can be concluded that OHS knowledge plays an important role in minimizing unsafe actions among traditional cake makers. Therefore, continuous efforts in providing OHS education and training are needed, especially in the informal sector.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan K3, Tindakan Tidak Aman, Pembuat Kue Tradisional, Penyuluhan. OHS Knowledge, Unsafe Actions, Traditional Cake Makers, Counseling
Subjects: FAKULTAS KESEHATAN > Administrasi Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Chaeril Anwar
Date Deposited: 18 May 2026 04:47
Last Modified: 18 May 2026 04:47
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2872

Actions (login required)

View Item
View Item