Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

RESPON MIKROORGANISME LOKAL (MOL) NASI BEKAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum)

NURFATMAWATI, NURFATMAWATI (2026) RESPON MIKROORGANISME LOKAL (MOL) NASI BEKAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum). Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of KASET SKRIPSI NURFATMAWATI full text.pdf] Text
KASET SKRIPSI NURFATMAWATI full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 March 2028.

Download (4MB)
[thumbnail of KASET SKRIPSI NURFATMAWATI (pdf.io).pdf] Text
KASET SKRIPSI NURFATMAWATI (pdf.io).pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
NURFATMAWATI Respon Mikroorganisme Lokal (MOL) Nasi Bekas
Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum)
Dibimbing oleh RAHMAWATI NING UTAMI dan DIAN UTAMI
ZAINUDDIN.
Cabai merah besar (Capsicum annuum) merupakan salah satu komoditas
hortikultura penting di Indonesia karena nilai ekonomisnya yang tinggi dan
kandungan gizinya yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, produktivitasnya
masih menghadapi kendala, terutama akibat penurunan kesuburan tanah dari
penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Salah satu solusi yang ditawarkan
adalah penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar nasi bekas yang
difermentasi menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL), yang mengandung mikroba
seperti Saccharomyces cerevisiae dan Aspergillus sp., berfungsi sebagai
dekomposer yang mendukung perbaikan struktur tanah dan pertumbuhan
tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh MOL nasi bekas
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah besar. Metode yang
digunaakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan,
yaitu kontrol tanpa MOL (M0), MOL 50 mL/L (M1), MOL 200 mL/L (M2), dan
MOL 350 mL/L (M3), masing-masing dengan empat ulangan pada setiap
perlakuan. Dengan parameter yang diamati melputi tinggi tanaman, jumlah daun,
jumlah cabang produktif, umur berbunga, jumlah buah, bobot buah, dan panjang
buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MOL nasi bekas memberikan
pengaruh yang berbeda secara deskriptif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
cabai merah besar (Capsicum annuum L.), namun tidak berpengaruh nyata secara
statistik terhadap seluruh parameter pengamatan. Pada parameter pertumbuhan
vegetatif, Perlakuan M1 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi (41,79 cm) dan
jumlah daun terbanyak (68,25 helai), sedangkan M3 menunjukkan jumlah cabang
produktif terbanyak (12,50 cabang) dan mempercepat umur berbunga (38,5 HST).
Pada fase generatif, M2 menghasilkan jumlah buah terbanyak (33,25 buah), bobot
buah tertinggi (0,833 kg/tanaman), dan panjang buah terpanjang (15,84 cm).
Secara umum, perlakuan MOL (M1–M3) menunjukkan hasil lebih baik
dibandingkan kontrol (M0), namun perbedaannya tidak nyata. meskipun
perlakuan M1, M2, dan M3 menunjukkan hasil lebih baik secara deskriptif
dibandingkan kontrol (M0), analisis statistik menunjukkan tidak adanya
perbedaan yang signifikan antarperlakuan (tn). Kondisi ini diduga disebabkan
oleh aktivitas mikroba dekomposer dalam MOL nasi bekas, seperti
Saccharomyces cerevisiae dan bakteri pelarut fosfat, yang belum optimal akibat
waktu fermentasi yang singkat dan konsentrasi MOL yang rendah. Oleh karena
itu, efektivitas MOL nasi bekas dapat ditingkatkan melalui optimasi fermentasi,
dosis, serta frekuensi aplikasi agar mampu memberikan pengaruh nyata terhadap
pertumbuhan dan hasil cabai merah besar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Mikroorganisme Lokal (MOL), Nasi Bekas, Pertumbuhan, Produksi, Cabai Merah Besar.
Subjects: FAKULTAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN > Agroekoteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 11 May 2026 03:26
Last Modified: 11 May 2026 03:26
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2855

Actions (login required)

View Item
View Item