Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

PENGARUH PRIMING TERHADAP DAYA KECAMBAH DAN VIGOR BENIH PADI (ORYZA SATIVA L) ASAL KABUPATEN MAMASA YANG DITANAM BERULANG KALI

LEFINA, SAPPE (2025) PENGARUH PRIMING TERHADAP DAYA KECAMBAH DAN VIGOR BENIH PADI (ORYZA SATIVA L) ASAL KABUPATEN MAMASA YANG DITANAM BERULANG KALI. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of 2026-02-25 13-51-35 full text.pdf] Text
2026-02-25 13-51-35 full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 December 2027.

Download (36MB)
[thumbnail of 2026-02-25 13-51-35 (pdf.io).pdf] Text
2026-02-25 13-51-35 (pdf.io).pdf

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK
Lefina sappe. Pengaruh Priming Terhadap Daya Kecambah Dan Vigor Benih Padi (Oryza Satifa L.) Asal Kabupaten Mamasa Yang Ditanam Berulang Kali. Dibimbing oleh Dian Utami Zainuddin dan Dwi Ratna Sari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh priming terhadap daya kecambah dan vigor benih padi (Oryza Satifa L.) asal Kabupaten Mamasa yang telah ditanam berulang kali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober hingga november 2025 di UPA laboratorium terpadu Universitas Sulawesi Barat. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan tanpa perendaman (PO), aquades 24 jam (P1), KNO3 12 jam (P2), KNO3 24 jam (P3), KNO3 48 jam (P4). Adapun varietas padi ysng digunakan adalah bae mera/ba'da (VI) dan inpari 42 (V2). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali ulangan. Variabel pengamatan pada penelitian ini adalah potensi tumbuh maksimum (PTM), daya daya kecambah (DB), kecepatan tumbuh (Kct), indeks vigor, keserempkaan tumbuh (Kst), dan panjang akar. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA, kemudian jika hasil berbeda signifikan akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan terhadap potensi pertumbuhan maksimum, persentase daya berkecambah, dan laju tumbuhan kecambah. kombinasi perlakuan lama perendaman dan variates, yaitu P3VI dan P2V2, menghasilkan nilai potensi tumbuh maksimum, daya kecambah, serta kecepatan tumbuh yang paling optimal. selain itu, priming juga memberikan pengaruh nyata terhadap vigor benih, terutama pada parameter indeks vigor dan panjang akar. Kombinasi perlakuan P1V1, P4V1, P0V2, dan P4V2 menunjukkan indeks vigor tertinggi. sedangkan P4V1 dan P1V2 menghasilkan panjang akar terbaik. Secara keseluruhan, Priming dengan larutan KNO3 selama 24 jam (P3) merupakan perlakuan paling efektif dalam meningkatkan daya kecambah kedua variates padi yang di uji, yakni bae merah/ba'da (VI) dan inpari 42 (V2). Sementara itu, peningkatan vigor benih cenderung spesifik terhadap variates, namun perendaman dalam aquades selama 24 jam (P1) dan KNO3 selama 48 jam (P4) memberikan hasil vigor terbaik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: FAKULTAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN > Agroekoteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian dan Kehutanan
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 04 May 2026 05:48
Last Modified: 04 May 2026 05:48
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2822

Actions (login required)

View Item
View Item