Search for collections on Repository Universitas Sulawesi Barat

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISKURSUS MULTI REPRESENTASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 MAMBI

Milfayani, Milfayani (2025) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISKURSUS MULTI REPRESENTASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 MAMBI. Diploma thesis, Universitas Sulawesi Barat.

[thumbnail of SKRIPSI milfayani1 full text.pdf] Text
SKRIPSI milfayani1 full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 October 2027.

Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI milfayani1 (pdf.io).pdf] Text
SKRIPSI milfayani1 (pdf.io).pdf

Download (574kB)

Abstract

ABSTRAK
Milfayani: Pengaruh Model Pembelajaran Diskursus Multi Representasi (DMR)
terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 1
Mambi. Skripsi. Majene: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Sulawesi Barat 2025.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan siswa
dalam memecahkan masalah matematika meningkat lebih baik ketika mereka diajar
dengan model pembelajaran Diskursus Multi Representasi (DMR) dibandingkan
dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain
pretest-posttest control group. Kelas eksperimen adalah kelas VIII A yang diajar
menggunakan model DMR, sedangkan kelas kontrol adalah kelas VIII B yang
diajar dengan model langsung. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes
uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika yang sudah
diuji oleh ahli, serta lembar observasi untuk mengamati aktivitas guru dan siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen
adalah 81,70 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya
mendapat rata-rata 48,85, yang termasuk dalam kategori rendah. Dari hasil analisis
N-Gain, peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada kelas eksperimen
mencapai 0,74 dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol hanya 0,26
dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t independen
menunjukkan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis
nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan
model DMR lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model
pembelajaran langsung.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Diskursus Multi Representasi, pemecahan masalah, pembelajaran matematika
Subjects: FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN > Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Depositing User: Fitra Wali Aco
Date Deposited: 13 Apr 2026 03:39
Last Modified: 13 Apr 2026 03:39
URI: https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/2721

Actions (login required)

View Item
View Item